Pembimbingan Mahasiswa Program MBKM: Diskusi Kendala dan Solusi untuk Kesuksesan Program
Online, 10 Maret 2025 – Program Studi Sistem Informasi Universitas Terbuka (UT) terus berkomitmen dalam mendukung mahasiswa yang mengikuti Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Dalam upaya memastikan kelancaran pelaksanaan program ini, pembimbingan dilakukan secara daring oleh Hasan Basri, S.Kom., M.Kom, selaku dosen pembimbing. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa peserta MBKM, yaitu M. Fikri Ansari, Frida Damayanti, Nadhila Azzahrah, Panca Nurul Hayati, dan M. Riki Hidayat.

Dalam sesi pembimbingan ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan kendala yang mereka hadapi selama mengikuti program MBKM. Berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari manajemen waktu antara tugas MBKM dan perkuliahan reguler, adaptasi terhadap lingkungan kerja, hingga tantangan teknis dalam menyelesaikan tugas berbasis proyek, menjadi topik utama dalam diskusi. Selain itu, mahasiswa juga berbagi pengalaman serta strategi yang mereka gunakan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan selama menjalani program MBKM.
Sesi ini berlangsung interaktif, di mana setiap mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk berbicara dan berdiskusi mengenai solusi yang dapat diterapkan dalam menghadapi kendala yang mereka temui. Dalam pembimbingan ini, dibahas pula bagaimana mahasiswa dapat meningkatkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi dengan mentor atau tim di tempat magang, serta bagaimana mereka dapat mengasah soft skills seperti kepemimpinan dan pemecahan masalah yang dibutuhkan dalam dunia kerja.

Program MBKM yang diikuti oleh mahasiswa ini merupakan bagian dari Coding Camp 2025 powered by DBS Foundation, sebuah program magang di bidang teknologi informasi dan sistem informasi serta perbankan. Program ini merupakan kolaborasi antara Bank DBS melalui DBS Foundation dan Dicoding, yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan digital serta meningkatkan kesiapan kerja mereka. Kegiatan ini berlangsung selama empat bulan dalam satu semester dan memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam menerapkan teori-teori yang telah dipelajari di perkuliahan ke dalam dunia kerja nyata. Mahasiswa yang mengikuti program ini mendapatkan bimbingan dari dua pihak, yaitu pembimbing lapangan yang memberikan arahan selama magang berlangsung, serta pembimbing akademik yang bertanggung jawab dalam pendampingan akademik dan evaluasi hasil magang.
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman yang lebih dalam mengenai industri teknologi dan perbankan, tetapi juga mengembangkan keterampilan dalam implementasi keilmuan, meningkatkan etos kerja, serta membangun kemandirian dan disiplin diri. Universitas Terbuka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk memberikan pendampingan yang optimal kepada mahasiswa, sehingga mereka dapat menyelesaikan program MBKM dengan hasil yang memuaskan dan siap menghadapi tantangan di masa depan.




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!